Friday, August 2, 2013

Struk Pembelian Tiket Kereta Api Hilang


Sobat blogger dimanapun berada..., semoga tetap semangat dan sukses selalu..!

Menjelang lebaran idul fitri tahun ini tidak jauh berbeda dengan lebaran-lebaran idul fitri pada tahun-tahun sebelumnya. Hampir semua tempat belanja ramai oleh orang-orang yang berbelanja berbagai macam kebutuhan. Yang tidak kalah ramai adalah tempat-tempat penjualan tiket transportasi. Tiket bus, kereta api, kapal laut dan pesawat insya Allah laris manis dan bahkan sampai harus menambahkan armada karena tiket sudah sold out jauh sebelum mendekati lebaran.


Ada kejadian yang menimpa teman saya dalam rencana mudik lebaran tahun ini. Dia membeli tiket kereta api paling favorite, "kahuripan" dari Bandung Kiaracondong dan berakhir di Kediri. Karena ke statsiun Kiaracondong lumayan jauh dari rumah, dia memutuskan untuk membeli tiket kereta api kahuripan di sebuah minimarket terdekat. 

Akhirnya dia membeli 2 tiket pergi dan 2 tiket pulang karena dia akan berangkat bersama istrinya. Rp. 400.000 pun dia keluarkan demi mendapatkan tiket tersebut ditambah biaya yang dikenakan oleh minimarket sekitar Rp. 7.500 per 1 tiketnya. Pihak minimarket memberikan bukti pembelian dengan memberikan struk seperti layaknya orang berbelanja barang yang lain. Dia pun menyimpan struk tersebut didalam kamarnya dan tidak mau segera menukarkan dengan tiket kereta api di statsiun. "Toh mudiknya masih 2 bulan lagi" pikirnya. 

Sekitar 4 hari menjelang keberangkatan mudiknya seperti yang telah direncanakan, dia mulai membuka sebuah map tempat dia menyimpan struk pembelian tiket kereta api tersebut. Betapa kagetnya dia dan istrinya melihat map tersebut kosong tanpa ada struk yang dia simpan 2 bulan yang lalu. "Innaa lillaahi wainnaa ilaihi rooji'uun...." bibirnya refleks mengucapkan kalimat istirja'.

Dia berusaha tetap tenang dan terus mencari ditempat lain dalam kamarnya. Semua tumpukan buku, semua sudut kamar sudah dia obrak-abrik demi mendapatkan struk itu. Namun sia-sia usahanya, tidak ada tanda-tanda akan ditemukan struk itu. 

Bergegas dia menuju minimarket tempat dia membeli tiket itu dua bulan yang lalu. Dia menceritakan kejadian yang di alaminya. Dia berharap pihak minimarket dapat mencetak lagi struk yang hilang itu. Namun sayang kasir / pegawai minimarket tidak bisa membantu apa-apa. "Datanya mungkin sudah terhapus pak karena sudah dua bulan yang lalu" kata pegawai minimarket. 

Dia pun pergi ke statsiun Kiaracondong untuk mengurus tiket tersebut dengan harapan akan lebih mudah pengurusannya. "Bapak coba urus dulu pak di minimarket tempat bapak beli" jawab pegawai layanan tiket online di statsiun Kiaracondong. Betapa dia tambah pusing jadinya setelah mendengar jawaban itu. 

Dengan lemas dia pergi tinggalkan statsiun Kiaracondong. "Ya Allah beri aku kesabaran..." gumamnya dalam hati. Dia menceritakan kejadian itu kepada orang-orang terdekatnya sekedar untuk meringankan beban di kepalanya. "Sudahlah sabar, berdoalah semoga ada jalan keluar terbaik" kata salah satu dari teman dekatnya.

Dia pun berusaha lagi untuk datang ke statsiun Kiaracondong untuk sekali lagi mencoba mengurus tiket itu. Lagi-lagi dia menceritakan kejadian yang di alaminya dengan detail kepada pegawai layanan tiket online di statsiun kereta api Kiaracondong. Syukur alhamdulillah salah satu pegawai menanggapi aduannya. "Coba kita cek data KTP bapak yaa..., boleh pinjam KTPnya pak?" pinta pegawai dengan lembut.

Buru-buru dia keluarkan dompetnya dan menarik KTPnya. Setelah dilakukan pengecekan, akhirnya ditemukan bahwa ada pembelian 4 tiket atas nama teman saya dan istrinya. Pegawai layanan tiket online pun segera mencetak tiket kereta api kahuripan yang telah dia beli 2 bulan lalu. "Alhamdulillaah...." ucapnya seketika setelah mengetahui dia bisa mendapatkan tiketnya.

Dia segera berkemas untuk mudik karena hari ini tanggal 03 Agustus 2013 jam 20:30 keretanya akan berangkat.

Selamat berlebaran sobat semua, selamat mudik. Hati-hati dijalan dan banyak berdoa sepanjang jalan. Salam buat keluarga di kampung. 

"TAQOBBALALLOOHU MINNAA WAMINKUM" ~ Semoga Allah menerima ibadahku dan ibadah kalian semua...aamiiin.

Terima kasih telah membaca halaman ini. Semoga  Allah senantiasa memberikan keamanan, keselamatan, kelancaran, keberhasilan dan kebarokahan, aamiin.