Wednesday, October 16, 2013

SEBUTIR NASI = 5000 TON BERAS

Assalaamu'alaikum Wr. Wb...sobat blogger dimanapun berada. Semoga tetap semangat selalu menjalani hidup apapun cobaan dan rintangannya.

Kali ini saya akan tulis tentang berharganya sebutir nasi dan ancaman bagi orang yang suka memubadzirkan nasi.



Indonesia yang makanan pokok penduduknya rata-rata adalah nasi tentu menjadi pengkonsumsi beras/ nasi yang cukup besar. Beruntung sekali karena lahan pertanian di indonesia cukup luas dengan mayoritas penduduk juga sebagai petani. Namun tahukah sobat, bahwa lahan pertanian yang luas tersebut tidak serta merta mampu memasok kebutuhan pangan terutama kebutuhan beras. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Selasa (18/6/2013) mencatat, sepanjang tahun 2013 ini, Indonesia telah mengimpor beras sebanyak 168 ribu ton dengan nilai US$ 90 juta atau Rp 855 miliar. Dalam acara Gerakan Diversifikasi  Pangan di Surakarta, Menteri Pertanian Suswono, menilai konsumsi beras di Indonesia terlalu tinggi . Rata-rata konsumsi beras di Indonesia mencapai 130 kilogram per kapita pertahun atau lebih dari dua kali lipat konsumsi rata-rata dunia, dimana rata-rata konsumsi beras dunia hanya 60 kilogram per kapita  pertahun.

Betapa berharganya sebutir nasi, sangat berharga maka jangan biasakan untuk tidak bersih ketika makan nasi dimanapun. Sering saya sendiri melihat piring bekas makan masih tersisa nasi, tidak hanya satu-dua butir bahkan puluhan butir nasi. Coba kita berhitung :
jika penduduk indonesia = 250.000.000 jiwa dan setiap orang meninggalkan 1 butir nasi sekali makan maka berapa ton beras terbuang sia-sia setiap kali makan. Dengan asumsi 1kg beras terdiri dari 50.000 butir beras (silahkan dicoba ambil 1 ons beras lalu hitung berapa butir berasnya dan kalikan 10. 1kg=10 ons). maka dapat kita hitung ; 1 x 250.000.000 : 50.000 = 5.000 ton/sekali makan, jumlah yang fantastis!!!

Selain 5.000 ton terbuang sia-sia setiap sekali makan, perbuatan seperti ini sudah cukup memposisikan diri kita sebagai antek-anteknya syetan laknat jahannam. Q.S. Al-isrok ayat 27 ;

إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا

Maaf kalo ada penulisan yang salah, yang singkat pengertiannya adalah : "Orang yang berbuat mubadzir adalah temannya syetan, dan syetan itu mengingkari tuhannya" - Jelasnya syetan dan teman-temannya NERAKA tempatnya.

Apalagi kalau sedang makan di acara pesta pernikahan dan lain-lain perbuatan mubadzir ini sangat jelas terlihat. Seolah malu kalau harus bersih piringnya ketika makan. Katanya kampungan, norak dan sebagainya kalau makan terlalu bersih. Padahal jelas orang yang punya pendapat seperti itu adalah orang BODOH tidak tahu ilmu.

Untuk itu hargailah walaupun hanya sebutir nasi, jangan di sia-siakan. Habiskan makanan yang ada dalam piring kita.





Sumber gambar : http://kakek-nenek.tumblr.com/page/7