Friday, May 3, 2013

Jangan Buat Aku Cemburu

Sobat blogger dimanapun berada..., menikah adalah salah satu kebutuhan manusia dalam hidupnya. Dengan menikah maka kebutuhan biologis yang sah dan halal bisa didapatkan, sehingga lebih aman dan jauh dari pelanggaran-pelanggaran terhadap peraturan Allah. Dengan menikah maka kita akan memiliki keturunan untuk melanjutkan sejarah hidup umat manusia. Itu sebagian kecil dari sekian banyak manfaat menikah.

Pepatah mengatakan "Mendapatkan lebih mudah daripada menjaga". Tepat sekali..!, memang mendapatkan pasangan hidup lebih mudah daripada menjaganya. Walaupun ada beberapa orang mengatakan "Susah banget ya jodoh aku...". Namun ketahuilah bahwa ketika kita sudah mendapatkannya, jauh lebih susah adalah menjaganya. 

Saya tidak bermaksud menakut-nakuti sobat yang sudah berniat baik untuk segera menikah. Justru saya sangat senang dan ikut berbahagia ketika sobat sudah punya niat baik itu dan segeralah merealisasikannya. Tapi saya ingin mengingatkan bahwa ada hal-hal kecil yang tidak boleh kita lakukan ketika sudah memiliki seorang istri atau suami. Jika hal-hal kecil ini kita lakukan maka akan membuat suasana dalam keluarga manjadi tidak nyaman. Bahagia tiba-tiba bisa berubah menjadi sedih dan marah.

Hal kecil itu diantaranya adalah :

1. Jangan memuji laki-laki atau perempuan lain di depan suami atau istri kita
Contohnya, tanpa kita sadari mungkin, ketika kita sedang jalan berdua dengan istri/ suami kita. Hati kita dan sedang bahagia pun dengan pasangan kita. Kesempatan berjalan berduaan yang mungkin belum tentu bisa dilakukan seminggu sekali. Lalu saat itu lewat laki-laki/ perempuan yang menurut kita patut untuk di puji kelebihannya, dan kita ekspresikan dengan ucapan atau bahkan hanya dengan tatapan mata kita, maka suasana bahagia saat itu akan segera berubah.

2. Jangan menyebut-nyebut seseorang yang pernah mengisi ruang hati kita sebelum kita menikah
Mayoritas diantara kita pernah mengalami masa-masa pacaran walaupun SEBENARNYA dilarang oleh Allah dan sudah pasti DOSA akan dibawa sampai menghadap Allah jika belum ditaubati. Seindah apapun masa-masa itu, ketika kita sudah memiliki suami/ istri, maka hindari menyebut-nyebut dia lagi. Termasuk mungkin kita dulu sudah pernah menikah dan istri/ suami kita lebih dulu menghadap Allah. Itu juga harus di hindari untuk menyebut-nyebut dia, memuji dan membandingkan istri/ suami kita yang sekarang. 

Bahkan kejadian ini juga pernah dialami oleh Rosululloh Muhammad S.A.W. Suatu hari Halah Binti Khuailid, saudara perempuan Khadijah bertamu ke rumah rosul. Saat itu Rosul sedang bersama 'Aisyah, istri Rosul setelah Khadijah wafat. Halah Binti Khuailid mengucapkan salam di depan rumah Rosul. Rosul terkejut bercampur senang. Ucapan salam Halah Binti Khuailid mirip sekali dengan ucapan salam istri Rosul yang telah meninggal, Khadijah. Rosul pun membukan pintu dan mendapati Halah di depan pintu. "Ternyata kamu Halah...!". 'Aisyah yang saat itu melihat kejadian itu cemburu dan marah kepada Rosul. "Mengapa Rosul menyebut perempuan itu, bahkan perempuan itu sudah mati dan Allah telah memberikan gantinya...".

Untuk itu sobat.., saling memahami adalah sikap yang tepat. Segera meminta maaf kepada suami/ istri kita ketika terjadi perselisihan. Tidak perlu merasa benar atau menyalahkan pasangan kita. Dengan meminta maaf (mengalah) akan segera memperbaiki suasana. Tidak mudah memang menyatukan dua karakter, dua sifat yang berbeda. Tapi Allah akan memberi jalan ketika kita mau berusaha dan sabar. 

Segeralah menikah bagi yang telah cukup usia. Bagi yang belum silahkan bersiap-siap dan cari bekal untuk menikah. Bertanggung jawablah....

Terima kasih telah mampir dan membaca halaman ini. Semoga Allah senantiasa memberikan keamanan, keselamatan, kelancaran dan kebarokahan..aamiin.



Sumber : H.R. Muslim, healthnews.ediets.com