Sunday, November 24, 2013

MERASAKAH.., GADGET MENYANDRA!

Sobat blogger yang tetap setia dan semangat membaca tulisan-tulisan sederhana rajamenyok dan univteacher, semoga Allah senantiasa memberikan kita celah untuk mencuri waktu untuk ibadah kepada-NYA.


Beberapa tahun terakhir ini perkembangan perangkat-perangkat telekomunikasi digital begitu pesat dan mendapat ruang cukup luas di masyarakat sehingga banyak dan sering dibicarakan. Hand phone..., yah..perangkat inilah yang benar-benar berlari perkembangannya. Saking cepatnya perkembangannya, tipe baru yang dikeluarkan oleh sebuah brand belum bisa terbeli eh..keluar lagi tipe baru.

Semakin hari semakin banyak dan canggih fitur-fitur yang ditawarkan setiap produsen gadget tersebut. Saking canggihnya kadang-kadang pengguna juga enggak tahu gimana cara menggunakan fitur itu..hehehe...siapa tuh..?

Perkembangan teknologi itu memang baik, untuk menunjang aktivitas manusia yang semakin complex. Namun yang disayangkan adalah ketika gadget-gadget mulai menyandra kita. Sehingga seolah tidak mau lepas dari hand phonenya. coba perhatikan saja, kadang ada pengendara roda dua atau roda empat yang sedang mengendarai kendaraannya di jalan, tapi dia asyik ber sms ria atau bertelephon ria. Padahal sedang nyetir motor atau mobilnya itu. Mbok ya minggir sebentar gitu, jadi tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain disekitarnya.

Ditempat lain, dalam sebuah ruang majelis ta'lim sedang berlangsung kegiatan keagamaan. Pak kyai atau pak ustadz sedang berceramah atau mungkin materi yang lain. Seorang peserta atau mungkin beberapa peserta sedang ngoprek hapenya, bbmnya. Ada yang sms, ada peserta perempuan yang pura-pura garuk telinga padahal sedang memasukkan earphone ke lobang telinganya, ada yang seolah menyimak qur an atau hadist yang ada dipangkuannya tapi ternyata ditengan qur an atau hadist nya ada hape, bbm atau gadget lain yang sedang dia otak-atik. 

Di tempat lain lagi, seorang guru dikelas sedang serius menerangkan sebuah materi pelajaran. Sang murid asyik sendiri dengan gadgetnya bahkan mengganggu teman yang lainnya dengan mengajak chatting atau saling bersms ria. Seorang tuan rumah sedang menerima tamunya. Tapi tamunya tidak konsentrasi pada pembicaraan. sedikit-sedikit lihat gadgetnya, pencet sana pencet sini, kirim ini kirim itu atau sebaliknya tuan rumahnya yang tidak konsentrasi. sehingga pertemuan, pembelajaran, proses belajar tidak ada kualitasnya. karena seolah badannya sedang bertemu tapi hati dan pikirannya sedang melayang-layang bersama gelombang gadgetnya.

Apalagi kalau dalam keluarga terjadi seperti ini, sang ayah asyik dengan gadgetnya, bunda asyik dengan gadgetnya, anak asyik dengan gadgetnya, rasanya garing sob tu keluarga. Dekat dan akrab dengan teman-teman di dunia maya yang belum jelas wajah dan jempol kakinya. Betah komunikasi berjama-jam dengan teman-teman didunia maya, Tapi dengan tetangga, dengan keluarga, dengan gurunya cuek.

Semua pinter ngobrol di dunia digital, bahasanya bagus-bagus, komunikasinya lancar, tapi giliran disuruh ngobrol verbal sama orang tuanya sendiri, ngobrol sama orang-orang yang ada disekitarnya malah kaku, malah tidak betah. ngobrol sama orang tua atau saudara dan orang-orang disekitarnya lebih suka via sms.

Ini keliru sobat..., ini salah. Teman-teman di dunia maya yang sepertinya baik, sopan, itu belum tentu begitu adanya. Karena memang kita belum pernah tahu sebenarnya mereka. kalau terjadi apa-apa dengan diri kita, maka orang-orang disekitar kita yang tahu lebih dulu dan mungkin merekalah yang akan tanggap untuk memberikan perhatian dan pertolongan jika kita membutuhkan. Orang-orang di dunia maya yang kita juga belum tahu pasti mereka, sebaik apapun kata-katanya, sebesar apapun perhatiannya jangan dulu klepek-klepek... belum tentu mereka seperti itu adanya.

Untuk itu bijaklah menggunakan gadget. Di saat-saat yang penting, seperti kumpul keluarga, sedang dalam proses belajar-mengajar, sedang dalam proses menyedot ilmu pak kyai dan pak ustadz ya jangan sampai kita disandra oleh gadget kita. Jangan norak-norak amatlah..walaupun kita belum pernah punya gadget canggih juga. Jangan seperti orang primitif yang baru pertama kali melihat dan memegang gadget canggih. Okay sob.., bijak menggunakan gadget.

Terima kasih telah membaca halaman ini. Semoga  Allah senantiasa memberikan keamanan, keselamatan, kelancaran, keberhasilan dan kebarokahan, aamiin.