Friday, July 12, 2013

Puasa tidak boleh gosok gigi?


Sobat blogger.., di saat berpuasa kadang kita merasa mulut kita lebih bau, bener nggak?. Jangan-jangan saya aja yang mulutnya bau…?. Walaupun sedang puasa kebersihan mulut tetap harus dijaga. Jangan takut gosok gigi di siang hari sekalipun. Hadits berikut dapat dijadikan dasar hukumnya :


“…’An ‘aamiribni robi’ah qoola, roaitun-nabiyya SAW yastaaku wahuwa shooimun maalaa uchshii au a’uddu, waqoola abu huroirota ‘Anin-nabiyyi SAW laulaa an asyuqqo ‘alaa ummatii la-amartuhum bissiwaaki ‘inda kulli wudluu-in. Wayurwaa nachwuhu ‘an jaabirin wazaidibni khoolidin ‘aninnabiyyi SAW walam yakhush-shosh-shooima min ghoirihi, waqoolat ‘aa-isyatu ‘aninnabiyyi SAW assiwaaku math-harotun lilfami mardlootun lirrobbi, waqoola ‘athoo-un waqotaadatu: yabtali’u riiqohu”.(HR. Bukhori kitabush-shoum)

~Dari ‘amir bin robi’ah dia berkata, aku melihat rosululloh bersiwak ketika beliau sedang berpuasa, karena sering sekali bersiwak aku tidak bisa menghitung berapa kali beliau bersiwak. Dan berkata abu huroiroh, dari rosululloh; andai saja tidak memberatkan umatku maka aku akan perintah mereka untuk bersiwak setiap berwudlu. Juga diriwayatkan oleh jabir dan zain bin kholid hadits semisal itu dari rosululloh bahwa rosul tidak mengkhususkan sabdanya tentang bersiwak yang di atas itu terhadap orang yang puasa saja. ‘Aisyah istri rosul juga menyampaikan hadits dari rosul bahwa siwak adalah mensucikan pada mulut juga disenangi oleh Alloh. Dan ‘athok serta qotadah juga berkata: orang puasa boleh menelan ludahnya.

Sahabatku…, di zaman itu belum ada sikat seperti sekarang. Untuk membersihkan mulut mereka menggunakan kayu khusus. Ada yang mengggunakan kayu siwak yang masih basah, ada juga yang menggunakannya yang sudah kering. Kayu tersebut dikunyah ujungnya lalu digunakan membersihkan gigi. Maka sikat gigi yang sekarang dikiaskan sebagai siwak, sehingga hadits tersebut sebagai landasan kita untuk menggosok gigi ketika sedang berpuasa. Asal jangan ditelan air dan pasta giginya ya….