Friday, July 12, 2013

Tentang lailatul qodr / malam seribu bulan


Sobat blogger..., saya lebih suka to the point saja sobat.

Qoolalloohu ta’aala: Innaaa anzalnaahu fii lailatil qod-ri, wamaa ad-rooka maa lailatul qod-ri, lailatul qod-ri khoirum min alfi syahrin, tanazzalul malaaaikatu warruchu fiihaa bi-idzni robbihim min kulli amrin, salaamun hiya chatta math-la’il faj-ri. (QS. Al qodr)

~Sesungguhnya kami Allah menurunkan Alqur an di malam qodar, dan apakah yang engkau tahu wahai muchammad tentang malam qodar?, bahwa malam qodar adalah malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, di malam itu para malaikat dan juga malaikat Jibril turun dengan idzin tuhannya untuk segala perkara, do’a selamat dari malaikat untuk orang-orang yang beribadah di malam qodar.

Jelas?!, ada yang masih garuk-garuk kepala kayaknya…! Baik sobat akan saya jelaskan lebih detail sepanjang yang saya tahu sbb ; Allah dulu menurunkan Alqur an secara keseluruhan yang berjumlah 30 juz dari Lauchil Machfudh (kitab yang ada di sisi Allah) ke langit dunia tepatnya di sebuah tempat ibadahnya para malaikat yang di sebut Baitul ‘Izza. Lalu secara berangsur malaikat Jibril atas idzin Allah memberikan wahyu kepada nabi Muchammad SAW secara berangsur-angsur sesuai kejadian-kejadian kala itu selama ± 23 tahun. 

Malam qodar adalah malam yang sangat spesial yang terjadi sekali dalam setahun yang ketika amalan baik di kerjakan di malam itu, maka pahalanya sama dengan mengerjakan kebaikan selama 1000 bulan, WOW!!!. Dan di malam itu para malaikat yang di utus Allah dan juga malaikat Jibril turun ke langit bumi membicarakan segala hal untuk setahun kedepan. Mereka juga mendo’akan keselamatan bagi orang yang ibadah dalam malam itu. Hanya Allah yang tahu kapan persisnya malam qodar turun. Yang jelas ada dalam 10 hari terakhir dalam bulan romadlon.

‘An ‘ali ibni ‘urwah qoola; dzakaro rosuululloohi SAW yauman arba’atan min banii isroo-iila ‘abadullooha tsamaaniina ‘aaman lam ya’shuuhu thorfata ‘ainin, fadzakaro ayuuba wazakariyya wachizqiil ibnal ‘ajuuz wayusya’abna nuunin, qoola; fa’ajiba ash-chaabu rosuulillaahi SAW min dzaalika, fa-ataahu jib-riilu faqoola; yaa muchammadu ‘ajibat ummuka ‘an ‘ibaadati haa-ulaa-innafari tsamaaniina sanatan lam ya’shuuhu thorfata ‘ainin, faqod anzalalloohu khoiron min dzaalika, faqoro-a ‘alaihi “innaaa anzalnaahu fii lailatil qodri, wamaaa ad-rooka maa lailatul qod-ri, lailatul qod-ri khoirum min alfi syahrin”, hadzaa afdlolu mimmaa ‘ajibta anta waummatuka, qoola; fasurro bidzaalika rosuululloohi SAW wannaasu ma’ahu. (HR. Ibnu Abi Chatim)

~Dari ‘Ali bin ‘Urwah dia berkata; Suatu hari rosul menerangkan kepada sahabatnya bahwa dulu ada 4 orang dari golongan Bani Isroil beribadah kepada Allah selama 80 tahun tanpa berbuat dosa sedikit pun. Mereka adalah nabi Ayub, nabi Zakariya, Chizqil bin ‘Ajuz dan Yusya’ bin Nun. Maka sahabat rosul terheran-heran dengan kisah 4 orang hebat itu. Di tengah kegundahan hati para sahabat rosul dan juga rosul sendiri karena tidak mungkin mampu beribadah tanpa cacat selama itu, Allah perintah kepada malaikat Jibril untuk agar menurunkan wahyu. Maka turun malaikat Jibril dan berkata kepada rosul; Wahai Muchammad, umatmu heran dengan ibadahnya mereka 4 orang dari Bani isroil yang mampu beribadah selama 80 tahun tanpa cacat. Sungguh Allah telah menurunkan sesuatu yang lebih baik daripada ibadahnya 4 orang itu. Maka malaikat Jibril mulai membaca ayat Alqur an surat Alqodr. Jibril melanjutkan perkataannya; Ini lebih hebat dari sesuatu yang engkau dan umatmu heran. Maka rosul dan orang-orang iman sangat gembira mendapat wahyu itu.

‘An ‘aaisyah rodliyalloohu ‘anhaa (RA) anna rosulalloohi SAW qoola; tacharrou lailatal qod-ri fil wit-ri minal ‘asy-ril awaakhiri min romadloona. (HR.Bukhori)

~Dari ‘Aisyah RA bahwa sesungguhnya rosul bersabda; Kalian mempersungguhlah beribadah di malam qodar, yaitu di malam yang ganjil (malam tanggal 21 romadlon, 23, 25 dst) dari 10 hari terakhir dalam bulan romadlon.

Sobat…, untuk menjaring ikan agar dapat banyak buat jaring yang sebanyak-banyaknya dan selebar-lebarnya. Dan untuk mendapatkan lailatul qodar maka 10 hari terakhir jangan sampai kelewat ibadahnya. Ketika kita sudah memasuki 10 hari terakhir, ibarat naik motor atau mobil, speed meternya ada di RED ZONE.

Cukup ya tentang lailatul qodar?. Kalau kurang jelas panggil saja saya ke rumah untuk yang deket-deket tempat tinggal saya sekarang. Untuk laki-laki bisa lah ketemu 4 mata. Untuk perempuan bisa juga ketemuan, tapi maaf harus ada temen satu lagi, boleh cewek boleh cowok.

Kalau tempat anda jauh dari tempat tinggal saya, gampang saya punya banyak temen yang tersebar di seluruh Indonesia dari ujung sampai ujung ada dan Insya Allah siap membantu anda untuk mendalami Alqur an dan Alhadist. Bahkan teman-teman saya yang siap membantu sobat belajar ilmu Al-qur an dan Al-sunnah sudah tersebar di 43 negara di 5 benua, tapi tidak sombong. Hanya memberitahu bahwa belajar ilmu Al-qur an dan Al-sunnah semakin mudah karena para muballighin sudah tersebar diseluruh penjuru dunia.

Boleh ketemu di rumah, kost2 an, kampus, kantor atau di mana saja yang kira-kira pantes kalau buat tempat belajar ilmu agama. Dan tetap nyaman untuk orang-orang di sekitar anda. Dan jangan kuatir semuanya GRATIS. Kalau ada temen saya yang membantu anda minta bayaran kirim nama dan alamatnya ke saya. kecuali jika anda dengan ikhlas memberikan sesuatu kepada mereka dan mereka menerima ga pa2 lah. Tapi jangan jadi beban, kita sama-sama ingin tahu lebih tentang agama dan INTInya sama-sama cari surga. INGAT..!, kesempatan untuk hidup hanya sekali.

***PERHATIAN***, SAYA DAN TEMAN-TEMAN SAYA HANYA MEMBANTU SOBAT BELAJAR AL-QUR AN DAN AL-SUNNAH SECARA MURNI, KARENA HANYA YANG MURNI YANG ALLAH TERIMA. TIDAK MENGAJARKAN KEKERASAN APALAGI NGRAKIT BOM, KALO NGRAKIT KOMPUTER SAYA INSYA ALLAH BISA..!!! HEHEHE...


Terima kasih telah membaca halaman ini. Semoga Allah senantiasa memberikan kepada kita keamanan, keselamatan, kelancaran, keberhasilan dan kebarokahan..aamiin.







Sumber : Al-quran & Al-sunnah
Sumber gambar : lailatussiam.blogspot.com